How To Make Your CV Looks Better

Pada saat melamar pekerjaan, CV adalah tiket menuju langkah selanjutnya. Jika kamu sering melamar pekerjaan tapi jarang mendapat panggilan, mungkin ada yang salah dengan CV kamu. Employer lebih cenderung melakukan scanning CV daripada membaca satu per satu. Bagaimana caranya agar employer kamu tidak memasukkan CV kamu langsung ke tumpukan bagian ‘Ditolak’? The It Girl punya beberapa tips agar CV kamu tampak profesional dan membantu kamu untuk lolos ke tahap selanjutnya.

What we need to mention on CV

Dalam sebuah CV, terdapat 4 hal penting yang wajib ada, yaitu informasi pribadi, pendidikan, skills, dan pengalaman dalam dunia kerja. Pastikan dalam CV kamu terdapat keempat hal tersebut. Kamu juga bisa menambahkan link social media kamu, seperti LinkedIn, atau mungkin link portofoliomu.

Grammar

Jika kamu ingin menggunakan bahasa lain, misalnya Inggris, dalam CVmu, jangan lupa untuk memperhatikan setiap detil di CV. Apabila kamu tidak yakin dengan kemampuan Bahasa Inggris, jangan malu untuk minta tolong kepada temanmu atau seseorang yang jago berbahasa Inggris. Perhatikan grammar atau tata bahasa yang kamu tulis di CV kamu. Nggak cuma Bahasa Inggris yang harus kamu perhatikan loh, CV dalam Bahasa Indonesa juga wajib kamu perhatikan kata-katanya.

User Friendly & Mudah Dibaca

Mungkin kamu sempat googling desain CV yang bagus seperti apa. Banyak sekali contoh CV yang indah, dengan berbagai style, mulai dari minimalist, modern, bahkan girly. Sebelum kamu menentukan desain CV kamu, cari tahu perusahaan tempat yang kamu lamar. Jika kamu melamar pada firma desain, CV yang kamu bikin wajib menarik perhatian dari kali pertamanya employer kamu melihat CV tersebut. Namun, jika perusahaan tempat yang kamu lamar tidak membutuhkan desainer grafis, mungkin kamu bisa memilih desain CV yang minimalis dan mudah dibaca. Jauhilah font-font lucu yang sering dipakai, seperti Comic Sans (absolutely no to this font).

Keep it real

Kejujuran adalah salah satu aspek yang paling penting dalam membuat CV, girls. Jika kamu memang punya banyak pengalaman, tulis pengalaman kamu di CV. Nggak semua pengalaman harus kamu tulis, misalnya, menjadi penerima tamu di acara pernikahan selebriti terbesar di abad ke-20, atau semacamnya. Tulis pengalaman kerja yang memang kamu ingin tonjolkan pada CV tersebut.

Berikan sedikit deskripsi apa saja yang kamu lakukan terhadap pekerjaanmu sebelumnya. CV tidak perlu berlembar-lembar, karena apabila terlalu panjang, ada kemungkinan employer kamu akan bosan membaca CV kamu. Cukup tulis CV dengan singkat, mudah dibaca, dan bersih. Karena tujuan utama membuat CV adalah agar employer mengetahui pengalaman kerja kamu.
Jika kamu punya pendapat lain tentang artikel ini, let us know via comments!

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *